Kisah Camping Bocah Edan

Haloooo! 
 
Perjalanan kali ini bukan tujuan sebenarnya tapi opsi lain. Tapi tetep dengan cerita dan pengalaman baru tentunya. 6 Februari aku bareng R-CUTZ berencana mau camping di pantai. Tetep pantai di Malang Selatan kok. Setelah menentukan tujuan dan berunding kami sepakat camping di Goa Cina. Sekedar info anggota yang ikut cuma berlima kali ini dikarenakan banyak yang lagi berhalangan. 
 
Tak lupa memanjatkan doa, kami berangkat pukul 14.00 dari Kota Malang, dan hujan sempat mengguyur di tengah perjalanan kami . Perjalanan kami lewati dengan cerita dan tawa. Tak lupa ditambah pemandangan yang menyejukkan sepanjang perjalanan kami. Tak terasa kami sudah mendekati Pantai Goa Cina, dan kami pun mampir ke tempat makan sekitar karena persediaan bahan bakar nampaknya habis ( baca: lapar akut ).
 
Nah dari sini masalah muncul. Alih-alih sampai di pantai, jalan akses menuju Pantai Goa Cina yang menjadi tujuan kami sedang dalam perbaikan. Sekedar info bagi yang belum tahu, jalan menuju bibir Pantai Goa Cina adalah jalan makadam sepanjang 800 m. Kami memutuskan untuk mencari opsi lain yaitu pantai terdekat apalagi kalau bukan Pantai Bajulmati.
 
Saat sampai di Pantai Bajulmati kami langsung disambut oleh sunset Bajulmati. Pemandangan sunset yang memang selalu menakjubkan membuat kami terdiam sejenak sambil menikmati sore di pantai ini. Tak butuh waktu lama, matahari sudah menghilang dan itu artinya waktu telah berubah menjadi malam. 

Welcome!

Suasana sunset yang menyambut kami di Bajulmati


Saatnya kami mendirikan tenda dan mencari kayu serta ranting di sekitar untuk membuat api unggun. Setelah tenda berdiri, dan api unggun menyala kamipun makan malam dan akhirnya menikmati malam di pantai. Sambil tiduran di atas tikar dan melihat ke arah langit, malam kali itu kami melihat 3 bintang jatuh! Sekedar info, bintang di langit malam itu banyak, gak seperti di kota yang semakin jarang kita lihat. Menghabiskan malam hingga larut tak terasa bagi kami karena di pantai ternyata panas! Udara malam hari ini panas apalagi kami berlima tidur dalam 1 tenda.

Biar anget nyalain api unggun dulu

Esok hari, matahari menyambut kami dari balik bukit pantai. Yap sunrise! Dibanding sunset, sunrise di Bajulmati  menakjubkan, asal gak mendung. Puas menikmati sunrise, kami bersiap merapikan tenda dan peralatan camping kami untuk segera kembali ke Malang. Sunrise dan Sunset sekaligus dalam satu tempat. Nice! See you next time.

Ini sunrise yang membangunkan tidur lelap kami

Sang mentari bersiap menampakkan dirinya

Sedikit mendung tapi tetap menawan

Pantai Bajulmati saat kondisi cuaca cerah

Keluarlah dari zaona nyamanmu, maka kamu akan menemukan keindahan dunia

0 komentar:

Post a Comment

Sebelum pergi jangan lupa tinggalkan komentar, kritik, saran, dan share juga ke temen kalian ya. Apresiasi sekecil apapun bisa jadi punya pengaruh yang sangat besar bagi pembaca lain dan juga blog ini ke depannya. Terimakasih sudah mampir dan membaca :))

 

Loyal Followers

Backpacker Indonesia

KBMR